"Sebelumnya saya minta maaf, kemarin-kemarin saya belum bisa klarifikasi apapun. Pertama saya sibuk sekali, saya syuting, saya baru pulang tadi pagi," ucap Eza di Pendopo Kemang, Jakarta Selatan.
Profil Eza Gionino pria ganteng kelahiran Samarinda, 10 Mei 1990 ini mengaku kaget ketika mendengar pernyataan yang dilontarkan oleh mantan pacarnya itu.
"Mendengar itu dari orang yang pernah saya sayangi sekali, dan ya selama ini saya hanya dengar rumor seperti itu, gosip seperti itu, itu semua keluar dari, mungkin dengan orang yang tidak suka ama saya, menghancurkan hubungan kami. Dan saya rasa ini sudah waktunya buat mengklarifikasi," katanya.
Terkait dengan tindak kekerasan yang telah diberitakan oleh banyak media, dirinya tak mau tegas menjawab. "Selama ini saya berhubungan baik dengan Rasty. Sampai saat ini, saya masih berhubungan baik dengan dia, mungkin kami ga kontek-kontekan. Shock, kaget pastilah," tuturnya.
"Tentang tindak kekerasan, saya bingung, maksudnya apa, ya kekerasan yang bagaimana, tindak penganiayaan seperti apa, itu saya ga pernah tahu dan saya tidak pernah merasa melakukan itu," kilah Eza.
Tentang kasus ini, Eza pun hanya bisa istighfar dan bersabar. "Mungkin saya menanggapi tentang berita-berita yang ada, saya bisa sabar, bisa istighfar," lanjutnya. Eza juga mengharapkan ada pertemuan antar keluarga, supaya kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Tentang rumor yang makin banyak. Saya berharap, tolonglah, dari pihak yang laporkan tolong, kita bisa ketemu atau gimana, kamu (Rasti) flashback hubungan kita seperti apa, tentang mama, tentang kakak ke kamu," tandasnya.
Atas laporan tersebut, keluarga pemilik nama Muhammad Reza Pahlevi itu pun kaget. Bahkan sang ibunda langsung kumat penyakit jantungnya.
"Ya mama jantungnya kumat. Tolong bayangkan, posisikan deh, kalian teman-teman kalau kalian adalah tulang punggung keluarga," ucap Eza di Pendopo Kemang, Jakarta Selatan (12/1). Video youtube pengakuan Eza Gionino kasus kekerasan Ardina Rasty mantan pacar dipukuli.
0 comments:
Post a Comment