1.1.13

KONDISI KORBAN TINDAK LANJUT TRAGEDI MAUT BMW-LUXIO M RASYID AMRULLAH RAJASA

FOTO KONDISI KORBAN TINDAK LANJUT TRAGEDI MAUT BMW-LUXIO M RASYID AMRULLAH RAJASAKONDISI KORBAN TINDAK LANJUT TRAGEDI MAUT BMW-LUXIO M RASYID AMRULLAH RAJASA 2013. Kecelakaan maut terjadi di tol Jagorawi, Selasa 1 Januari 2013 sekitar pukul 5.45 WIB pagi tadi. Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan M Rasyid Amrullah Rajasa (22 tahun) menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY.

Akibatnya, dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka. Dua korban tewas bernama Harun (57 tahun) dan M Raihan (14 bulan). Korban langsung di bawa ke rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Ipan (36 tahun), menantu Harun mengaku sempat ditemui beberapa anggota polisi dari Polda Metro Jaya di Rumah Sakit Polri.

"Tadi polisi ada yang minta nggak mau diekspos. Alasannya biar cepat dibawa, biar urusan selesai. Pihak penabrak juga sudah minta damai, mereka akan tanggung jawab semua biaya," ujar Ipan.

Ipan dan keluarga belum mengetahui pengendara BMW yang menabrak adalah anak Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Dia mengaku baru tahu soal itu dari media.

"Belum ada keluarga penabrak yang menghubungi. Tapi dari polisi bilang semua diurus pihak penabrak. Intinya semua biaya ditanggung, polisi yang bilang seragam semua di sini. Nggak ada kalimat jangan nuntut, cuma bilang akan diselesaikan dengan damai," kata Ipan.

Korban tewas, Harun (57 tahun) adalah warga Jalan Semangka 1 N0.99  Cibodas Sari, Tangerang dan M Raihan (14 bulan), bocah laki-laki, beralamat Kampung Ciaul RT 8/2 Mekarjaya, Kababungan, Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara korban luka ringan adalah Nung (30 tahun), perempuan beralamat Mekarjaya, Sukabumi, yang luka lecet pada wajah dan kaki. Moh Rifan, laki-laki luka pada kaki dan tangan lecet yang dirawat di RS Polri. Lalu, Supriyati (30 tahun), beralamat di Jalan Swadaya III No 8 Rawabuaya Jatinegara, Jakarta Timur. Dia terluka di kaki kiri lecet serta lengan tangan kiri retak, kini dirawat di RS UKI.
  
Anak Hatta yang Bawa BMW Masih Syok dan Dirawat

Kepolisian belum melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengemudi BMW B 272 HR yang menabrak mobil Daihatsu Luxio hingga menyebabkan dua orang tewas.

Sebab, pengemudi BMW yang diketahui bernama M Rasyid Amirullah, putra bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, belum sepenuhnya bisa memberikan keterangan.

"Kami baru melakukan pemeriksaan tahap awal, pelaku masih syok dan harus dilakukan perawatan secara intensif karena mengalami benturan di kepala dan dada. Dia dirawat di suatu rumah sakit," ujar Kepala Subdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, Selasa 1 Januari 2013.

Pihaknya tidak mau menyebutkan di mana tempat Rasyid dirawat. Alasannya masih dalam proses penyelidikan sehingga tidak bisa diganggu.

Sudarmanto mengatakan, pihaknya akan melakukan proses penyelidikan dengan membentuk tim terpadu untuk mengetahui penyebab dan akibat dari peristiwa itu.

"Yang pasti berdasarkan olah TKP, mobil semua sedang melaju paling kanan dan setelah itu kami belum tahu apa yang terjadi," kata Darmanto.

Anak Hatta Rajasa Pacu BMW 'Maut' di Atas 80 Km/Jam

Penyidik dari Sudit Penegakan hukum Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara kecelakaan maut di tol Jagorawi KM 3 +350, Selasa 1 Januari 2013, sekitar pukul 5.45 WIB.

Kecelakaan maut melibatkan mobil BMW B 272 HR milik M Rasyid Amirullah, anak  Menteri Koordinator Pereknomian Hatta Rajasa dengan mobil Luxio F 1622 CY yang dikendarai Frans Sirait.

Dari hasil penyelidikan sementara, kecepatan mobil BMW yang menabrak diperkirakan lebih dari 80 Km/jam.

"Untuk Luxio-nya saja kecepatannya 80, artinya mobil BMW bisa lebih cepat. Tetapi kami belum bisa memprediksi," ujar Kepala Subdit Penegakan hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto dalam jumpa pers di kantornya.

Peristiwa mengerikan itu menyebabkan dua penumpang Luxio tewas, tiga lainnya terluka dan masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kasus ini ditangani oleh Polda Metro, informasi selanjutnya akan diberitahu oleh pimpinan kami. Yang pasti sopir Luxio sudah kami periksa," kata Darmanto.

Kecelakaan itu bermula saat Jeep BMW B 272 HR yang dikemudikan putra Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa berjalan dari arah utara ke selatan di lajur 3. Di kilometer 3.500, pengemudi diduga mengantuk sehingga menabrak Luxio F 1622 CY  dari belakang.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian, mengambil gambar kendaraan, menahan kedua pengemudi dan barang bukti, serta memeriksa urine pengemudi.

Pengemudi BMW B 272 HR Ditangkap, Lalu Dites Urine

"Langkah yang kami ambil langsung mengamankan dua orang, sopir BMW dan Luxio untuk menjelaskan kejadian tersebut. Pasalnya ada dua orang yang tewas dalam kejadian itu," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa 1 Januari 2012.

Rikwanto mengatakan, selain mengamankan keduanya, pihaknya juga langsung melakukan tes urine kepada sopir BMW B 272 HR, M Rasyid Amrullah (22 tahun) di RS Polri Kramat Jati dan pengemudi Luxio, Frans Joner Sirait (37 tahun).

Dijelaskan kembali oleh Rikwanto, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar 05.45 WIB antara Daihatsu Luxio F 1622 CY  Pengemudi Frans Joner Sirait, 37 tahun dengan Jeep BMW No Pol B 272HR.

Kecelakaan tersebut terjadi pada saat Pengemudi Jeep BMW B.272.HR berjalan dari arah utara ke selatan lajur 3. Sesampainya di KM 3 +500 diduga pengemudi mengantuk menabrak Luxio F.1622.CY  dari belakang. "Kami sudah melakukan olah TKP, memfoto kerusakan kendaraan, dan pengamankan kendaraan BMW serta Luxio ke Ditlantas Pancoran," kata Rikwanto.

Mobil BMW Diamankan di Suatu Tempat

Polisi langsung melakukan pemeriksaan dan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan mobil BMW yang dikemudikan putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa dengan Luxio yang dikemudikan Frans Sirait di Tol Jagorawi pada Selasa 1 Januari 2013 pukul 05.45 WIB. Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti kedua mobil tersebut.

Kepala Subdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, menjelaskan mobil Luxio sudah diamankan di Satwilantas Jakarta Timur yang berada dikawasan Kebon Nanas. "Sedangkan mobil BMW, kami amankan disuatu tempat. Kedua barang bukti tersebut nantinya akan dibawa ke Ditlantas Pancoran," ujar Sudarmanto dikantornya, Selasa 1 Januari 2013.

Saat ini, lanjut Sudarmanto, baik korban yang masih hidup maupun pelaku belum dilakukan pemeriksaan secara intensif mengenai kejadian tersebut. Kepolisian juga masih memberi waktu kepada korban yang saat ini masih berduka.

Sementara di dalam mobil BMW hanya terdapat satu orang saja, yakni pengemudi. Untuk itu pihaknya akan menunggu hasil tes urin pengemudi, dugaan sementara kecelakaan tersebut karena pengemudi mengantuk.

"Tes urin sudah diminta namun hasilnya belum ke luar karena ini hari libur kan tidak serta merta dalam waktu satu hari ada keluar," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Suhardi Alius membenarkan pengemudi mobil BMW B 272 HR adalah M Rasyid Amrullah yang menabrak Luxio F 1622 CY di tol Jagorawi adalah putra dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Akibat kecelakaan itu, dua penumpang Luxio tewas, tiga lainnya menderita luka-luka. "Saya baru terima info laporan itu dari Lantas Polda Metro. Sekarang masih dalam proses di Polda Metro," ujar Suhardi, Selasa 1 Januari 2013


VIDEO KONDISI KORBAN TINDAK LANJUT TRAGEDI MAUT BMW-LUXIO M RASYID AMRULLAH RAJASA

0 comments:

Post a Comment